Bertekun dalam kertepurukan
2 Tawarikh 15:1-7
Nabi Azarya datang kepada Raja Asa. Dia menyampaikan sejumlah tema pemeliharaan YAHweh dalam Tawarikh sekaligus menunjukkan bahwa YAHweh sebagai penentu dari komposisi kejadian yang ada. Azarya bin Oded dalam pesannya kepada Raja Asa tersebut mengingatkan bahwa YAHweh akan ada bersama umat-Nya dan memberikan upah kepada ketaatan mereka (15:2,7). YAHweh akan ditemukan oleh mereka yang mencari-Nya, tetapi akan menjauh dari mereka yang berpaling dari-Nya (15:2;12:5; 24:20). Orang-orang yang mengalami pembuangan menjalani periode dimana tidak adanya upacara keagamaan yang memadai terkait dengan tempat beribadah dan operasional keagamaan. Bagi mereka ini adalah waktu dimana Elohim telah membuang umat-Nya (15:3), kesulitan dan perselisihan dihadapi (Zak.7:14; Esra 8:31), kekacauan dan pelecehan yang dialami umat YAHweh terjadi sesuai dengan khotbahnya Azaria (15:4-6). Janji yang disampaikan Nabi Azaria bahwa Elohim dapat ditemukan dan akan memberikan upah kepada perbuatan mereka merupakan keinginan bagi pembaca saat itu. Dan dari pesan nabi Azaria maka kita akan menemukan tiga hal yang penting bagi pemulihan iman seseorang yaitu : Elohim yang benar, ajaran Imam, dan Taurat (15:3).
Ketika kita sedang mengalami keterpurukan maka jangan sampai kita tergeletak. Bangsa Israel yang sudah semakin jauh dari kehendak YAHweh mulai sadar akan kesalahan mereka. Kejatuhan kita bukan menjadikan alasan menjauh dari Elohim, melainkan menjadi titik perubahan kita. Jangan pernah berhenti untuk melakukan hal sesuai firman-Nya. Karena dengan tetap melakukan kehendak-Nya di tengah-tengah kelemahan kita, maka YAHweh akan mengangkat kita kembali untuk berada di tempat dimana kehidupan terbaik yang Dia sediakan tercipta bagi umat-Nya. Dengarlah firman-Nya, taati hamba-Nya, dan cintailah YAHweh dengan segenap hati dan segenap jiwa. Upah sedang menanti kita. (NGL)
Ayat Hafalan : 2 Tawarikh 15:7
Tetapi kamu ini, kuatkanlah hatimu, jangan lemah semangatmu, karena ada upah bagi usahamu!
“Lakukanlah selalu kehendak Elohim, maka Dia akan memberikanmu rahmatNya”
Komentar
Posting Komentar