Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2017

TAHUN KESIAA-SIAAN

 Amsal 14:30 ; 1 Samuel 18:6-30 “Hati yang tenang menyegarkan tubuh, tetapi iri hati membusukkan tulang.” Semula Saul sangat saying pada Daud. Daud dijadikan sebagai pembawa senjatanya. Namun semua berubah setelah Daud mengalahkan Goliat, si raksasa dari Filistin. Hari itu seluruh Israel menyaksikan kepahlawanan Daud. Para wanita menari dan bernyanyi menyambut kepulangannya. Keluarlah pujian yang mengatakan bahwa Saul mengalahkan beribu-ribu musuh, tapi Daud berlaksa-laksa. Mendengar hal itu, meluaplah kemarahan Saul. Sejak hari itu, ia iri pada Daud dan menjadi musuh Daud seumur hidupnya. Ia sendiri yang memutuskan untuk begitu. Sejak itu tidak ada cerita tentang kepahlawanannya. Ia menghabiskan hidupnya hanya untuk mencari cara melenyapkan dan membunuh Daud. Saul membiarkan rasa iri hati menjadi kebencian yang mendarah daging dalam hidupnya. Iam mengalami  tahun kesia-siaan dalam hidupnya. Tidak ada hal berarti dan berguna yang dilakukannya. Saudara, banyak hal y...

HARUSKAH PERCAYA??

Efesus 5:1-21 "Dan pergunakan waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat" Saudara, saya pernah membaca buku berisi tentang tiga yang tidak bisa diulang. Pertama, anak panah yang dilesatkan dari busurnya. Kedua, kata-kata yang diucapkan. Ketiga, kesempatan yang dibiarkan berlalu begitu saja. Waktu tidak bisa diulang lagi. Waktu terus berjalan. Bagaimana dengan kita? Apakah selama ini sering menyepelekan peluang dan kesempatan? Setiap manusia memiliki peluang dan kesempatan. Manusia itu harus menggunakan peluang dan kesempatan dengan baik. Kepekaan itu penting. Peluang dan kesempatan apa yang sudah kita gunakan dengan baik? Ya, kita mempunyai kesempatan berbuat baik, mengasihi sesama, memperhatikan orang lain dan masih banyak lagi. Karena waktu tidak bisa diulang, maka kita harus menggunakan hidup ini dengan sebaik-baiknya. Hidup yang berdampak dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Saudara, mari kita jadikan hidup ini lebih bermakna. Hidup yang berbuah dan mem...

PENGARUH DOSA

PENGARUH DOSA Mazmur 51:7-9  Ketika kita berbuat dosa, sungguh membuat kerusakan yang hebat bagi kehidupan rohani kita. Raja Daid mengalaminya. Ia menceritakan bagaimana keadaannya setelah berbuat dosa (Mazmue 32:3-4). Dosa memengaruhi telinga Daud sehingga ia berdao dalam Mazmur 51:10. “ Biarlah aku mendengar kegirangan dan sukacita.” Daud bukan sekedar pahlawan tapi ia juga seorang pemuji dan pemazmur. Ketika kembali dari berperang, ia meletakkan senjata dan mengambil harpanya. Ia memainkannya dan menyanyikan pujian bagi Elohim. Ia mendengarkan para paduan suara ketika mereka menaikkan pujian bagi Elohim dalam rumah YAHweh. Telinga Daud terbuka terhadap musik sorgawi, tapi kali ini? Daud mendengar kesengsaraan dan kesedihan. Segala yang ia dengar adalah salah. Kita juga pasti mengalami hari-hari yang demikian seperti Daud. Kabar baik yang kita dengar menjadi kabar buruk dan kabar buruk menjadi lebih buruk lagi. Tak heran Daud berdoa dalam Mazmur 52:9 di atas.  Kalau tel...

TIDAK SELAMANYA

Gambar
Mazmur 103:9 “Tidak selalu Ia menuntut, dan tidak untuk selama-lamanya Ia mendendam.” Ada kalanya YAHweh gerah dengan ulah manusia yang tidak juga bertobat dari perbuatan mereka yang jahat. Inilah yang YAHweh rasakan pada bangsa Israel yang terkenal sebagai bangsa yang keras tengkuk. Dari zaman Musa, selalu saja mereka memberontak terhadap YAHweh. Bahkan ketika YAHweh mengutus  Yeremia untuk  menyampaikan pesan YAHweh yang akan menghukum mereka, bangsa ini sama sekali tidak takut akan YAHweh bahkan menentang YAHweh dengan menyalahkan Yeremia, hendak membunuhnya dan lebih suka dengan nubuat palsu yang enak untuk pendengaran mereka. Kini YAHweh mengutus Yehezkiel  untuk meyampaikan kesudahan Yerusalem, dimana bencana demi bencana akan datang. YAHweh akan membalaskan semua kejahatan mereka setimpal dengan perbuatan mereka. Kesudahan Yerusalem adalah Ultimatum dan YAHweh tidak lagi membalas kasih terhadap umat-Nya yang secara marathon berbuat jahat dimata-Nya tanpa hent...

TELADAN ROHANI

2 Timotius 3:14-17 Rasul Paulus menulis bahwa "dari kecil" Timotius sudah mengenal "Kitab Suci" (2Tim 3:5), dan 2 Timotius 1:5 menyebutkan ibu dan nenek Timotius memiliki "iman yang tulus". Pengajaran yang tekun dan teladan rohani membantu Timotius menjadi orang yang saleh.  Pengajaran yang tekun dan teladan rohani adalah dua hal yang penting, namun  sekaligus yang paling diabaikan oleh tidak sedikit orang tua jaman sekarang. Itu sebabnya mereka lebih fokus bagaimana membesarkan anak mereka dengan gizi yang baik, sekolah yang baik, keahlian yang banyak, dll.  Semua yang disebutkan di atas itu baik, namun jika itu menjadi fokus dengan harapan bahwa anak tersebut pasti memiliki hidup yang bermakna, tentu adalah kekeliruan. Alkitab adalah sumber paling kaya yang dapat membantu kita membesarkan anak-anak sehingga mereka akan mengenal dan mencintai YAHshua. Tidak ada hal yang lebih penting daripada "Kitab Suci" yang dapat dipakai untuk memperleng...

NILAI KEBAIKAN

 Kejadian 24:10 Ketika Ishak dipersiapkan untuk bekeluarga, maka Abraham berencana mencarikan istri terbaik bagi anaknya. Eliezer sebagai hamba utama Abraham mengemban tugas ini untuk pergi ke negeri sanak-saudara Abraham. Disana Elizer ditugaskan mencari seorang gadis yang akan menjadi istri dari Ishak. Dalam perjalanan kesana, Eliezer membawa sepuluh ekor unta dan diatas unta-unta itu berbagai macam barang berharga kepunyaan Abraham. Frasa “berbagai-bagai barang berharga” berasal dari kata Vekal-Tuv yang memiliki makna lainnya yaitu “kebaikan”. Selain membawa barang-barang yang tentunya kita tahu maksud tujuan membawa barang berharga sebagai “mahar”, tetapi juga dibalik itu ada suatu kebaikan yang menjadikan barang-barang tersebut bertambah nilainya selain dari harganya. Eliezer pergi ke negeri asal Abraham dengan membawa “kebaikan” dari Abraham kepada sanak-saudaranya terutama kepada gadis yang akan menjadi menantunya (Rivkah). Dalam melihat sesuatu hal kita sering bertumpu ...

YOU'VE YAHWEH EMAIL

Ulangan 5:22 Kemajuan teknologi komunikasi sangat mempengaruhi budaya manusia pada akhir-akhir ini. Salah satunya bidang yang cukup memberikan dampak yang besar  adalah dalam bidang internet. Situs jaringan sosial membuat hampir setiap  orang kerajian berinternet, muali yang sudah biasa sampai kepada orang yang belumnya tidak mengerti internet. Email juga merupaakan salah satu alat yang digunakan dalam berkomunikasi melalui internet, juga dapat disebut dengan surat Elektronik. Setiap orang yang aktif menggunakan internet akan memeriksa Emailnya setiap saat, apakah ada pesan baru yang masuk . setiap pesan yang masuk bisa berisi berita, informasi pekerjaan, tugas, iklan, pembahasn sebuah topik atau mungkin hanya sekedar untuk menanyakan kabar. “You’Ve YAHweh email” dan New massages” merupakan pesan yang muncul setiap kali ada email yang masuk. Komunikasi melalui email telah menjadi suatu kebutuhan yang bagi masyarakat perkotaan/metropolitan. Bahkan sebagai orang akan merasa ba...

MARAH ITU BAGUS GAK YA?

Gambar
Yakobus 1:20 Kalau dari judulnya kita lihat dan ayat pendukungnya so pasti marah ituadalah gak bagus karena jelas dikatakan sebab amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran dihadapan Elohim, tapi eitss tunggu dulu, bagi para saudaraku pembaca yang sering marah jangan langsung terintimidasi ya, kita akan belajar tentang MARAH, segala sesuatu adalah barometernya firman YAHweh. Konteks diatas berbicara tentang amarah, marah bukanlah pelanggaran tetapi kalau sudah menjadi amarah maka bisa menjadi menuju ke pelanggaran. Akan tetapi bukan pelanggaran tetapi masih menuju, amarah akan menjadi pelanggaran jika sudah 1x24 jam ( Efesus 4:26, Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu ). Artinya, marah akan mwnjadi dosa jika sudah berlarut larut Karena sebenarnya yang menciptakan marah itu adalah Bapa YAHweh sendiri. Mari kita lihat waktu kejatuhan bapa leluhur kita Adam dan Hawa, saat itu jelas Bapa YAHweh marah besar dan men...