TIDAK SELAMANYA

Mazmur 103:9

“Tidak selalu Ia menuntut, dan tidak untuk selama-lamanya Ia mendendam.”
Ada kalanya YAHweh gerah dengan ulah manusia yang tidak juga bertobat dari perbuatan mereka yang jahat. Inilah yang YAHweh rasakan pada bangsa Israel yang terkenal sebagai bangsa yang keras tengkuk. Dari zaman Musa, selalu saja mereka memberontak terhadap YAHweh. Bahkan ketika YAHweh mengutus  Yeremia untuk  menyampaikan pesan YAHweh yang akan menghukum mereka, bangsa ini sama sekali tidak takut akan YAHweh bahkan menentang YAHweh dengan menyalahkan Yeremia, hendak membunuhnya dan lebih suka dengan nubuat palsu yang enak untuk pendengaran mereka.
Kini YAHweh mengutus Yehezkiel  untuk meyampaikan kesudahan Yerusalem, dimana bencana demi bencana akan datang. YAHweh akan membalaskan semua kejahatan mereka setimpal dengan perbuatan mereka. Kesudahan Yerusalem adalah Ultimatum dan YAHweh tidak lagi membalas kasih terhadap umat-Nya yang secara marathon berbuat jahat dimata-Nya tanpa henti. Tapi apakah kesudahan Yerusalem adalah murka besar YAHweh dan akhir dari kasih karunia-Nya terhadap umat-Nya? Tidak!
Saudara, jika YAHweh menyimpan amarah untuk selamanya maka tidak ada satupun dari kita yang akan selamat, tidak akan ada kasih karunia dan tidak akan ada penebusan oleh darah YAHshua. Ia adalah Bapa kita dan selayaknya Ia marah  dan menegur kita. Ia pantas menghukum kejahatan kita agar kita jera dan tahu bahwa apa yang kita lakukan adalah salah dan tidak benar. Amarah dan hukuman-Nya atas kita bukanlah akhir dari penawaran keselamatan. Jika kita mau bertobat maka tangan-Nya tetap terbuka untuk kita. (LS)

Ayat hafalan : 1 Tawarikh 16:34
“Bersyukurlah kepada YAHweh, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.”

"Ingat...!!!!  hanya YAHwehlah sumber segalanya"

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Good job

HADIAH

Yang Terbaik