Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2017

YAHWEH SEGERA DATANG

Yesaya 43:1-7   “Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau tidak akan dihanyutkan; apabila engkau berjalan melalui api, engkau tidak akan dihanguskan, dan nyala api tidak akan membakar engkau.” Banyak di antara kita mungkin berpendapat bahwa kata-kata yang paing indah yang pernah diucapkan adalah “Aku mencintaimu!” Namun, ada ucapan lain yang terasa penting dan indah adalah “Aku segera datang!” Misalnya suatu sore listrik dirumah kita mengalami mati lampu. Ketika kita melaporkan lewat telepon dan petugas PLN menjawab, “Saya segera datang!”, betapa senangnya hati kita saat petugas PLN benar-benar datang sehingga kesulitan kita dapat diatasi saat itu juga. Namun sesungguhnya, melalui contoh di atas, kita merindukan kata-kata semacam itu dari Elohim sendiri. Kita semua tentu ingin mendengar kata-kata itu ketika kita sedang sakit dan mengharapkan kesembuhan atau ketika kita sedang di khianati teman atau dirugikan dan kit...

MENGENAL KESUKAAN ELOHIM

Mazmur 119:174   Terkadang kita sering sekali untuk menunda-nunda untuk memohon pengampunan kepada Elohim. Kita menanggung rasa bersalah berhari-hari, berminggu-minggu, bahkan bertahun-tahun. Mengapa kita harus menunggu begitu lama ? Apa mungkin sebagian dari kita merasa bahwa datang segera kepada Elohim membuat pengampunan itu berkesan gampang untuk dilakukan. Sebagian mungkin mengganggap bahwa kita terlalu congkak bila berharap kepada Elohim pasti mau mengampuni kita. Dalam Yesaya 30:18-19, YAHweh berfirman kepada umat Israel yang keras kepala dan tidak mau bertobat, dimana Dia menunggu untuk menunjukkan kasih kepada mereka. Dia berjanji, saat mendengar seruan mereka, Dia akan bermurah hati dan menjawab. Kerinduan Bapa YAHweh untuk mengampuni dosa kita nyata lewat salib YAHshua. Kematiannya sudah cukup untuk menunjukkan kasih-Nya untuk menebus jiwa kita, sehingga Bapa YAHweh  selalu buka pengampunan kepada siapapun (1 Yoh. 2:2). Karena itu, kita dapat dengan penuh kebe...

DI UBAH UNTUK MENGUBAH

Kisah Para Rasul 22:1-16 Suatu malam, ada seorang Ibu yang bermimpi bercakap-cakap dengan Tuhan. Ia begitu marah atas penderitaan dan kejahatan yang ia lihat di sekelilingnya. Lalu ia mengeluhkan hal itu kepada YAHweh, “Mengapa Engkau tidak berbuat sesuatu terhadap semua ini?” Dengan lembut YAHweh menjawab, “Sudah. Aku telah menciptakan Engkau.” YAHweh bisa saja mengirimkan banjir, seperti yang dilakukan-Nya pada zaman Nuh, untuk membasmi semua kejahatan dari muka bumi ini. Dia mampu, tetapi Dia tidak melakukannya. Dia telah berjanji untuk tidak akan melakukan hal itu lagi (kejadian 9:11). Sebaliknya, Dia memilih untuk bekerja melalui manusia seperti kita, mengubah mereka, kemudian memampukan mereka untuk menjadi agen-agen perubahan-Nya. Dia mengubah Paulus dari seorang penganiaya jemaat menjadi saksi-Nya terhadap semua orang (kis 22:15). Hidup dan surat-surat Paulus memberi pengajaran, inspirasi, dan penghiburan kepada gereja pada masa-masa awal sampai saat ini. Kekuatan YAHweh ...

CARA BARU UNTUK BICARA

Yakobus 3:5-10 Kita sering mendengarkan kalimat “hati dengan perkataanmu”. Dan banyak juga hamba Tuhan berbicara tentang kuasa perkataan. Ini bukanlah hal yang asing ditelinga kita. Pada  kenyataannya didalam kehidupan sehari-hari kita sering sekali mengeluarkan perkataan yang buruk, seperti kutukan, makian, ejekan, dan perkataan buruk lainnya. Kita sepertinya merasa puas kalau kita bisa mengeluarkan kejengkelan hati kita lewat perkataan-perkataan yang buruk. Disisi lain kita juga sering (mau) mengeluarkan perkataan kutuk didalam diri kita, misalnya : sial kali saya, mati ajalah aku, hidup saya tiada guna, dll. Hal seperti itulah yang akan terjadi didalam hidup kita. Saat kita membuka mulut kita untuk berbicara, kita harus perlu menyadari kuasa perkataan kita. Apa yang kita katakana berasal dari pikiran kita. Itulah sebabnya iblis selalu berusaha menaruh hal-hal negative di dalam pikiran kita. Sering sekali kita tidak bisa menerima masalah dalam hidup ini dan merespon dengan ama...

HADIAH

Gambar
Roma 8:23 Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga mengeluh dalam hati kita sambil menantikan pengangkatan sebagai anak, yaitu pembebasan tubuh kita Hadiah merupakan sesuatu hal yang diberikan karena prestasi yang kita lakukan. Hadiah berbeda dwngan pemberian sedangkan pemberian adalah sesuatu hal yang diberikan oleh karena senang atau bisa juga karena keinginan semata. Tentunya semua umat manusi menginginkan yangnamanya hadiah. Demikian halnya Bapa di surga. Dia suka memberi hadiah bagi siapa aja yang lulus ujian ujian yang diijinkannya terjadi karena dibalik semua persoalan yang kita alami sudah Bapa YAHweh sediakan HADIAH sebagai upahnya... Bapa YAHweh memberi kita hadiah untuk kita terima akan tetapi juga Bapa YAHweh mnyertai dan menunjukkan jalan bagi kita bahkan mengajari kita utk mlewatinya. Bapa YAHweh bukan hanya pemberi hadiah, Dia Juga pelatih dalam setiap pertandingan kita karena Bapa YAHweh selalu mengajari kita dala...

PENDIRIAN YANG KOKOH

Daniel 1:1-21  “Maka Elohim mengaruniakan kepada Daniel kasih dan saying dari pemimpin pegawai istana itu.” Daniel adalah salah satu tawanan yang dibawa ke Babel. Ia tokoh Alkitab yang sangat saua kagumi. Saat Yerusalem berda dibawah kekuasaan Babel, Nebukadnezar. Pada saat itu raja Babel menbutuhkan tenaga pekerja yang masih muda, pintar, jujur, dan cakap dalam bekerja. Maka Daniel bersama 3 orang temannya menjdai pengawai berkualitas untuk bekerja bagi raja Babel. Tentunya Daniel tinggal di sekitar kerajaan yang penuh dengan makanan enak, termasuk daging yang selalu dipersembahkan kepada dewa-dewa. Pada saat itu, setiap kali menyembelih binatang maka bangsa Babel pasti berdoa terlebih dahulu kepada dewa-dewa dan mempersembahkan daging itu kepada dewa. Daniel dan ketiga temannya pun memutuskan untuk menjadi vegetarian saja karena bangsa Babel tidak mempersembahkan sayur-sayuran kepada dewanya. Mungkin dewa mereka alergi sayuran atau anti dengan sayuran. Apa yang dilakukan D...

DEMI CINTA APAPUN DIPERBUAT

Kejadian 29:18 “Cinta itu buta” kata-kata bijak mengenai kasih seseorang pria maupun wanita. Ketika orang berbicara cinta maka tidak akan habis-habis buku, lagu, ataupun puisi yang dikarang untuk menggambarkan cinta insan dunia ini. Dari permulaan manusia hingga pun zaman akhir, cinta akan menjadi topic hangat dibicarakan umat manusia. Kita bisa temukan cinta luar biasa dari seorang Yakub (selanjutnya disebut Ya’akov) kepada wanita pujaan hatinya Rahel (yang selanjutnya kita sebut Rachel). Ya’akov berjuang begitu lama, hingga Lavan mertuanya meminta bekerja 7 tahun lagi untuk mendapatkan Rachel. Bagi kebiasaan zaman itu, seseorang yang diminta untuk bekerja bertahun-tahun menunjukkan keinginan sang mertua agar menantunya dapat menyediakan kebutuhan istrinya beserta keluarga besar nantinya. Permintaan Lavan ini juga sesuai dengan pengakuan Ya’akov sendiri bahwa dia hanya membawa tongkat ketika menyeberang sungai Yarden (Kejadian 32:10). Hanya modal tongkat tentu saja tidak bias memen...

TAK KENAL MAKA TAK SAYANG

Yohanes 21:15 Sesudah sarapan YAHshua berkata kepada Simon Petrus: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata YAHshua kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku. Ketika YAHshua telah tiada di bumi maka mulailah ketakutan menimpa para murid-murid YAHshua, termasuk petrus dia telah memutuskan untuk kembali menjadi penjala ikan (nelayan), sementara pada saat bertemu dengan YAHshua dia telah menjadi penjala manusia, (Matius 4:19), tetapi perhatikan tahun-tahun Petrus bersama YAHshua ketika YAHshua masih tinggal bersama mereka petrus kerap kali lebih unggul waktu bersama YAHshua dibanding yang lainnya, (Matius 17:1), kayaknya bisa dibilang Pertus adalah orang spesial YAHshua. Hal itu disebabkan oleh karena pengenalah Petrus akan TUHANnya akibat pengenalan Petrus tersebut tiga tahun bersama-Nya Petrus mendapatkan otoritas jemaat baginya (Matius 1...

HAL YANG BARU

Yohanes 4:22 “Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi.” Tentunya semua orang menyukai yang baru apalagi saat mau natal begini baju baru pasti menjadi incaran anak-anak. Tapi taukah saudara, bahwa hal yang baru yang mau kita ketahui adalah bahwa ternyata penanggalan kalender Israel dan indonesia berbeda loch,  contohnya hari ini di Indonesia tanggal 21 september, nah di Israel sekarang lagi tahun baru loch, di Indonesia tahun 2017 sementara disana tahun 5778. Sebagai orang percaya kita berpusatkan pada Alkitab sebagai dasar iman kepercayaan kita, Alkitab berkata Yohanes 4:22, Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi. Kenapa bangsa Yahudi ? Ya karena Elohim yang kita sembah sekarang seharusnya  dari Yahudi yaitu YAHWEH YAHSHUA HAMASIAKH, bukan dari arab atau dari bangsa lain, karena DIAlah yang menciptakan langit ...