CARA BARU UNTUK BICARA
Yakobus 3:5-10
Kita sering mendengarkan kalimat “hati dengan perkataanmu”. Dan banyak juga hamba Tuhan berbicara tentang kuasa perkataan. Ini bukanlah hal yang asing ditelinga kita. Pada kenyataannya didalam kehidupan sehari-hari kita sering sekali mengeluarkan perkataan yang buruk, seperti kutukan, makian, ejekan, dan perkataan buruk lainnya. Kita sepertinya merasa puas kalau kita bisa mengeluarkan kejengkelan hati kita lewat perkataan-perkataan yang buruk. Disisi lain kita juga sering (mau) mengeluarkan perkataan kutuk didalam diri kita, misalnya : sial kali saya, mati ajalah aku, hidup saya tiada guna, dll. Hal seperti itulah yang akan terjadi didalam hidup kita.
Saat kita membuka mulut kita untuk berbicara, kita harus perlu menyadari kuasa perkataan kita. Apa yang kita katakana berasal dari pikiran kita. Itulah sebabnya iblis selalu berusaha menaruh hal-hal negative di dalam pikiran kita. Sering sekali kita tidak bisa menerima masalah dalam hidup ini dan merespon dengan amarah, sungut-sungut, keluh kesah, dll. Tanpa kita sadari membuat orang-orang yang disekitar kita tidak nyaman. Bapa YAHweh mau dalam menghadapi masalah apapun itu di dalam hidup ini, kita tetap dapat memperkatakan apa yang sesuai dengan firman YAHweh saja.
Didalam menjalani hidup ini, mari kita belajar untuk mengatakan hal-hal seperti ini, “ Tuhan mengasihi saya dan memiliki rencana yang indah dalam hidup saya, saya menerima kasih karunia kemanapun saya pergi, Bapa YAHweh akan selalu membukakan pintu-pintu kebersihan dan kesejahteraan didalam hidup saya dan sebagainya.” Mari tinggalkan kebiasaan lama dan mulailah dengan cara baru untuk berbicara dengan perkataan-perkataan yang memberkati diri sendiri bahkan orang lain. Jadi, mari tanamkan pikiran-pikiran yang positive yang berasal dari pikiran hamasiakh halleluYAH…(MDS)
Ayat hafalan : amsal 4:23
Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.
Lebih baik banyak bertindak/berbuat, daripada berkata-kata
Yang tidak sesuai dengan kehidupan kita
Kita sering mendengarkan kalimat “hati dengan perkataanmu”. Dan banyak juga hamba Tuhan berbicara tentang kuasa perkataan. Ini bukanlah hal yang asing ditelinga kita. Pada kenyataannya didalam kehidupan sehari-hari kita sering sekali mengeluarkan perkataan yang buruk, seperti kutukan, makian, ejekan, dan perkataan buruk lainnya. Kita sepertinya merasa puas kalau kita bisa mengeluarkan kejengkelan hati kita lewat perkataan-perkataan yang buruk. Disisi lain kita juga sering (mau) mengeluarkan perkataan kutuk didalam diri kita, misalnya : sial kali saya, mati ajalah aku, hidup saya tiada guna, dll. Hal seperti itulah yang akan terjadi didalam hidup kita.
Saat kita membuka mulut kita untuk berbicara, kita harus perlu menyadari kuasa perkataan kita. Apa yang kita katakana berasal dari pikiran kita. Itulah sebabnya iblis selalu berusaha menaruh hal-hal negative di dalam pikiran kita. Sering sekali kita tidak bisa menerima masalah dalam hidup ini dan merespon dengan amarah, sungut-sungut, keluh kesah, dll. Tanpa kita sadari membuat orang-orang yang disekitar kita tidak nyaman. Bapa YAHweh mau dalam menghadapi masalah apapun itu di dalam hidup ini, kita tetap dapat memperkatakan apa yang sesuai dengan firman YAHweh saja.
Didalam menjalani hidup ini, mari kita belajar untuk mengatakan hal-hal seperti ini, “ Tuhan mengasihi saya dan memiliki rencana yang indah dalam hidup saya, saya menerima kasih karunia kemanapun saya pergi, Bapa YAHweh akan selalu membukakan pintu-pintu kebersihan dan kesejahteraan didalam hidup saya dan sebagainya.” Mari tinggalkan kebiasaan lama dan mulailah dengan cara baru untuk berbicara dengan perkataan-perkataan yang memberkati diri sendiri bahkan orang lain. Jadi, mari tanamkan pikiran-pikiran yang positive yang berasal dari pikiran hamasiakh halleluYAH…(MDS)
Ayat hafalan : amsal 4:23
Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.
Lebih baik banyak bertindak/berbuat, daripada berkata-kata
Yang tidak sesuai dengan kehidupan kita
Komentar
Posting Komentar